Rabu, 24 Agustus 2016

SELAMAT KEMBALI KEPANGKUAN KPI III

Buat sahabat hati yang pernah menghilang
Rudy Al-Azhar yang selalu membawa riang
Selama ini kehadirnmu selalu kami rindukan
Keberadaanmu bersama kami tak tergantikan
Kedatanganmu senantiasa kami nantikan
Kalaupun ada kelemahan karena kau adalah manusia
Dan tidak ada manusia yang terlahir sempurna
Lahirlah kembali dengan sebagai Rudy yang baru
Yang mengusung perubahan dan perbaikan
Tunjukkan jati dirimu yang sejati dan penuh arti
Adalah tugas kita untuk menggapai kesempurnaan
Dan Allah telah memberikan kepada kita sarananya
Mari bergandeng tangan dan selalu bersatu padu
Saling mendorong kalau ada yang mogok
Saling menarik kalau ada yang tertinggal
Saling menasehati kalau ada yang salah langkah
Saling menjaga aib antar sesama saudara
Saling membantu kalau ada yang terbentur
Saling berbagi kalau ada yang berkelebihan
Kebersamaan kita akan menjadi bukti
Bahwa KPI itu ada dan patut diperhitungkan
Kita akan buktikan kepada dunia
KPI kita tak dapat dipandang sebelah mata
Tunggulah kami di sana wahai saudara
Sebagai singa-singa podium yang mempesona
Jurnalis-jurnalis handal demi Jayanya agama
Konsultan-konsultan bagi jiwa yang merana
Penyiar-penyiar Islam yang membahana
Pemberi warna indah dalam komunikasi massa.

Kita jadikan peringatan ini menjadi momentum untuk menegakkan tiang-tiang pondasi yang kokoh untuk membentengi iman.
Kita harus merobohkan bangunan angkara murka. Meluluh-lantakkan benteng-benteng kemaksiatan, memporak-porandakan istana kezaliman, mencabut habis perbuatan keji dan mungkar sampai keakar-akarnya. Membabat dan menyapu bersih pasukan syetan dan antek-anteknya. Setuju !!!!

Islam mebutuhkan calon pemimpin seperti Abu Bakar Ash-Siddiq yang sepanjang hayatnya hanya berbuat yang bermanfaat,tak pernah takut menghadapi pembangkang  sehingga dia akan dipersilahkan memasuki sorga dari pintu manapun yang dia inginkan. Ada yang mau gak...


Ummat sedang menunggu Sosok Umar bin khattab, tegas dan tegap tapi penuh dengn kasih sayang dan kelembutan. Air matanyapun meleleh mendengar lantunan ayat-al-Qur’an. Tidak pernah tidur siang demi mengurus ummatnya dan tidak sudi tidur malam untuk selalu bersama Tuhannya. Dua kerajaan besar bertekuk lutut di bawah pasukan perangnya. Hayo siapa yang berminat...
Bangsa yang sedang sakarat ini sedang menanti fiigur Usman bin Affan. Begitu mengejutkan dengan begitu banyaknya sedekah yang dia keluarkan di jalan Allah dan demi kemanusiaan, siang dan malamnya selalu bersahabat dengan Al-Qur’an sanpai ketika matipun dia dalam memegang kitab suci Al-Qur’an. Dua kali hijrah yang penuh dengan kesulitan. Dua kali pula dinikahkan Rasul dengan putri kesayangannya. Kalau yang begini mau gak...

Tanah tumpah darah tercinta sedang menunggu dan merindu akan munculkah karakter Ali bin Abi Thalib, yang rela menggantikan tampat tidur Rasulullah ketika rumahnya sudah dikepung densos. Pemegang pedang zulfikar yang setiap tebasannya menghilangkan satu nyawa. Menjadi gudang ilmu dan hikmah yang luas dan dalam. Wara’ dan zuhudnya tak bisa diragukan

Terima kasih Rudi Al-Azhar atas komentarmu pada status buya hari ini seperti yang ada dalam kutipan ini:”  Subhanallah baru pertama ini ana temukan dosen skli gus guru dan merangkap sebagai ayah yg memberikan banyak ilmu, motivasi2 dan tausiyah2 yg begitu menusuk ke dalam hati. Subhanallah semoga Buya diberikan kesehatan dan dipanjangkan umur supaya bisa membimbing kami sbgai anak2nya dan orang2 massa yg akan datang terimah kasih buya.”


Tidak ada komentar:

Posting Komentar