Baru saja lambaian senja merayakan indahnya hari,.
Tiba tiba datanglah pekat malam yang suram mencekam.,
mengapa cinta yang dulu kau tanam kau hancurkan dengan kejam
apakah tetesan air mata dewi rindu kan berlinang sepanjang masa
Karena denting rinduku tak sanggup lagi memanggil namamu
Akan tetap kujaga rindu ini untuk kubawa mati
Biarkan aku diam karena terpana menatap rinduku yang terombang ambing hanyut dibawa arus , dan ditelan muara. Lalu hilang dihempaskan gelombang laut. Dan aku tak pernah berharap dia kembali lagi, karena dia hanya akan menorehkan luka-luka baru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar